Senin, 13 November 2017

Kumpulan Aforisma oleh Ahmad Syauqillah (11 September 2003) dari facebook

1. "Sesungguhnya Allah berkata "Aku sesuai prasangka hamba-Ku kepada-Ku, dan Aku bersamanya apabila ia memohon kepada-Ku" (HR. Bukhari Muslim).
2. "Sura dira jayaningrat lebur dening pangastuti" : "Keberanian, kedigdayaan dan kekuasaan dapat dikalahkan dengan panembah. Segala sifat angkara, lebur dengan kesabaran dan kelembutan." (Pupuh Kinanthi, dalam Serat Witaradya, karya R Ngabehi Ranggawarsita (1802-1873).
3. “Barangsiapa keluar untuk mencari ilmu, maka ia berada di jalan Allah sampai ia kembali.” (HR Tirmidzi ).
4. Mereka berkata: "Janganlah kamu mencari kesalahan orang lain, tapi tidak mau berintrospeksi diri sendiri."
5. "Janganlah kamu sekalian saling memata-matai yang lain, dan janganlah saling mencari-cari aib yang lain." (HR Muslim).
6. Mereka berpendapat: "Hidup adalah proses dimana kita terus belajar tanpa ada batas umur."
7. Mereka berpendapat: "bahagia itu adalah mereka yang bangga menjadi dirinya sendiri tanpa menguwatirkan apa yang dipikirkan orang lain pada dirinya."
8. "Pamer adalah ide yang bodoh untuk sebuah kemenangan" (Bruce Lee).
9. Adanya ungkapan "Hidup itu tak seindah yang kau bayangkan, kalau manusia itu tak bisa membedakan mana yang baik dan mana yang buruk."
10. Ada suara yang terindah: "sebaik baik kata adalah do'a."
11. Katanya: "Cinta mengajarkan kita menerima kekurangannya, bukan kelebihannya."
12. Kata mereka: "Aku tidak bisa melukiskan namamu di tepi pantai karena sangat mudah tersapu ombak, tapi aku bisa melukiskan namamu di dalam hatiku agar tetap terkenang dan abadi selamanya."
13. Kata pecinta: "Aku tak pernah berjanji untuk sebuah perasaan, tapi aku berusaha berjanji untuk sebuah kesetiaan."
14. Saya di pondok pesantren, tapi saya masih bisa bahagia.
15. Ketika alam bersuara: "Senyummu bagaikan bulan dan bintang yang selalu menerangi di waktu malam dan menghias langit malam."
16. Dengarkanlah kata mereka: "Seharusnya kau bersyukur karena sudah mendapat kebahagiaan. Dan jangan kau sia-siakan apa yang sudah kau dapat. Karena tidak semua orang bisa merasakan kebahagiaan seperti kamu."
17. Aku dengar suara: "Jagalah kebahagiaanmu, karena tidak semua orang bisa bahagia seperti dirimu."
18. Mereka berkata: "Semua orang bisa mengatakan cinta, tapi tidak semua orang bisa memberikan kesetiaan."
19. Kata pecinta: "Cinta itu butuh pengorbanan, tapi tidak semua orang bisa melakukan pengorbanan."
20. Kata mereka: "Mencintai seorang dengan terpaksa itu tidak akan menimbulkan rasa cinta. Cinta itu hanya satu kata yaitu kesetiaan."
21. Kata mereka "Manusia itu bisa sukses dalam kehidupan jikalau mempunyai sahabat yang bisa di ajak menangis dan tertawa."
22. Kata pecinta: "Cinta yang sebenarnya itu tak akan bikin kita buta. Cinta yang sebenarnya itu akan bikin kita bahagia."
23. Kata pecinta: "Merelakan cinta itu sakit. Tapi bertahan dengan cinta yang palsu akan jauh lebih sakit."
24. Kata pecinta: "Tak ada yang bisa mengalahkan Cinta. Karena Cinta tidak akan bisa dikalahkan oleh semua kebohongan."
25. Kata perindu: "Jika seseorang memberikan perhatian padamu jangan pernah bosan apalagi mengabaikannya karena suatu saat perhatian kecil itu akan kamu rindukan ketika kamu merasa kesepian"
26. Kata mereka: "Yang terbaik bukanlah yang datang dengan segala kelebihannya, namun yang tidak pergi dengan segala kekurangan kita."
27. "Apabila seorang anak Adam mati, putuslah amalnya kecuali tiga perkara: sedekah jariah, atau ilmu yang memberi manfaat kepada orang lain atau anak sholeh yang berdoa untuknya." (HR. Muslim)
28. "Barangsiapa yang menghidupkan malam ’Iedul-Fithri dan malam ’Iedul-Adlhaa, niscaya hatinya tidak akan mati pada hari matinya hati-hati”. (HR. Ath-Thabarani)
29. "Allah tidak akan mengambil sesuatu darimu, kecuali akan menggantinya dengan yang lebih baik."
30. Adanya ungkapan terindah: "Sesungguhnya Allah tidak pernah ambil yang kita sayang tanpa menggantikan yang lebih baik."
31. Kata penyesal: "Menyakiti hati seseorang itu amatlah muda tapi menyembuhkannya itu amatlah payah."
32. Kata terpuruk: "Jangan sampai kalian menyakiti hati wanita."
33. Kata penyesalan: "Jangan sampai terbawa emosi dan kasar."
34. Kata penuntut ilmu: "Santri itu bukan hanya ngaji, tapi juga ngabdi."
35. "Aku keluar malam bukan untuk pacaran, tapi aku keluar malam untuk sholawatan."
36. "Berfikirlah sebelum bertindak, janganlah sampai menyesal diakhirnya, karena tidak mau berfikir, lantaran mendahulukan emosi/nafsu."
37. "Bahagia itu bukan hanya bersama pacar, aku lebih bahagia dengan temen-temen yang bisa menghibur serta tertawa bareng."
38. Jikalau kita tidak memiliki temen, hidup tidak akan ada berarti."
39. "Marhaban ya Ramadhan, bukan hanya ungkapan selamat datang tapi harus dibarengi dengan rasa cinta serta senang atas kedatangannya. Insyaallah, Allah akan mengharamkan badan kita untuk menyentuh api neraka."
40. "Jangan menyerah, teruslah berdo'a, pasti doa itu tercapai dengan sempurna."
41. " Aku tak menyangka dia akan pergi. Kau adalah legenda, pahlawan, orang Lamongan tak kan melupakan nama dan jasahmu yang telah membela Persela selama 17 tahun, dan kau pergi saat membela Persela. Kota Adipura Kencana telah kehilangan pahlawan yang telah membela sampai dia tiada, semoga kau diberikan tempat sangat mulia di sisi Tuhan Yang Maha Esa, selamat tinggal cak Choirul Huda."
42. "Bagaimana aku bisa memikirkanmu selalu, jika untuk memikirkan tuhanku tak bisa setiap waktu."
43. "Bagai kupu-kupu terbang di langit lepas, bak hiu berenang di lautan luas. Bagaimana bisa aku selalu memikirkan impian secara bebas, jika memikirkan penciptaku tak bisa setiap waktu dan ikhlas."
44. "Bagai bulan di malam hari, tiada kita jika tanpa kehendak ya Rabbi. Semua orang pasti akan mati, maka harus beribada setiap hari. Ada ulat di balik batu, hidup itu penuh liku-liku, hambamu ini berdo'a selalu, kepada tuhan yang maha memaafkan selalu."
45. "Bagaimana bisa aku selalu untukmu dalam setiap waktu, jika kepada penciptaku saja kadang tak bisa beribadah selalu."
46. "Hanya bisa merenungi apa yang telah terjadi, yang kualami dengan teman yang bagiku paling sejati, bahkan kuanggap sahabat yang selalu bisa diajak suka maupun duka, meski kita mengalami tragedi begitu sakit dan sedih yang menimpa diri kita berdua; kawan sejati."
47. "Aku bukan orang yang sempurna, aku anak yang kadang bisa melakukan perbuatan khilaf, aku ini seperti kalian yang diciptakan oleh Sang Ilahi, tapi kenapa aku tidak bisa mengerti apa perbuatan yang selalu aku jalani adalah perbuatan keji, dan tidak disukai oleh Sang Ilahi."
48. Benarlah sebuah ungkapan, "Sesungguhnya Allah membenci umatnya yang berbuat membahayakan diri sendiri dan orang lain."
49. "Dimanakah adanya keadilan, bila masih memandang golongan, yang kuat selalu berkuasa yang lemah pasti merana. Maling-maling kecil dihakimi maling-maling besar dilindungi."
.......................

Tidak ada komentar:

Penerbit PUstaka puJAngga

Sastra-Indonesia.com

PUstakapuJAngga.com

Jual Buku Paket Hemat

Arsip Blog